Ibadah Minggu Adven III, Sukacita dalam Pertobatan

Pada Minggu Adven III, jemaat GKJ Serpong mengadakan ibadah dengan tema “Sukacita dalam Pertobatan” yang dipimpin oleh Pdt. Yokhanan. Tema ini mengingatkan kita bahwa pertobatan sejati membawa sukacita yang mendalam, meskipun sering kali membutuhkan perubahan besar dalam hidup kita.
Bacaan Firman
Bacaan firman diambil dari Zefanya 3:14-20 (TB2), yang menyatakan kabar sukacita tentang kasih dan pemulihan dari Tuhan. Respons bacaan diambil dari Yesaya 12:2-6, dibacakan secara bergantian antara pemimpin liturgi dan jemaat. Bacaan kedua dari Filipi 4:4-7 menguatkan pesan untuk senantiasa bersukacita dalam Tuhan, sedangkan Injil Lukas 3:7-18 mengarahkan hati kepada seruan pertobatan yang dibawa oleh Yohanes Pembaptis.
Ilustrasi dan Pesan Khotbah
Pertanyaan Pendeta ditujukan untuk jemaat diawal khotbah : “Adakah di antara kita yang suka dengan perubahan?” Pertanyaan ini menjadi pembuka untuk menyelami realitas bahwa perubahan, terutama untuk meninggalkan kebiasaan buruk, sering kali tidak nyaman.
Poin Utama:
- Pertobatan adalah perubahan dari sikap buruk ke arah yang lebih baik. Namun, perubahan ini tidak selalu disambut sukacita, kadang malah menghadirkan tantangan atau kekecewaan.
- Dalam Filipi 4:4-5, sukacita disandingkan dengan kesederhanaan dan kerendahan hati. Sifat ini bukan untuk dipamerkan, tapi dirasakan oleh orang lain dari hidup kita.
Refleksi:
Sukacita sejati muncul ketika kita hidup sederhana, rendah hati, dan berserah pada Tuhan.
Mari kita belajar bersyukur dan bersukacita dalam setiap langkah perubahan kita. Bukankah hidup sederhana dan rendah hati adalah cermin kasih Tuhan bagi dunia?
Namun, pesan khotbah menegaskan bahwa pertobatan yang sejati membutuhkan sikap rendah hati, karena melalui kerendahan hati, perubahan itu membawa sukacita yang sejati.
“Pertobatan mungkin membawa kita pada jalan yang penuh tantangan, tetapi di dalamnya ada sukacita yang sejati, karena hati yang bertobat memuliakan Tuhan.”
Mari kita menyambut Minggu Adven III ini dengan hati yang terbuka untuk terus berubah menjadi pribadi yang rendah hati, sesuai kehendak Tuhan.
Recommended Posts

DIDIBERKATILAH ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN
Februari 16, 2025

Tebarkan Jalamu
Februari 09, 2025

Pendalaman Alkitab Adiyuswo
Februari 09, 2025