Menyimpan Harta Kekal

Menyimpan Harta Kekal

Bacaan: I Yohanes 5:13-21
Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala. ( I Yohanes 5:21 TB 2 )

 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering tergoda oleh pola pikir “hoarding”—menimbun harta, benda, atau bahkan peluang, seolah-olah semuanya tergantung pada berapa banyak yang kita miliki. Kita takut kekurangan dan merasa aman jika memiliki lebih. Namun, tanpa kita sadari, pola pikir ini bisa menjadi bentuk penyembahan berhala modern. Kita menaruh kepercayaan pada hal-hal materi daripada pada Tuhan.

Ayat nats hari ini mengingatkan kita untuk waspada terhadap segala berhala, termasuk berhala zaman modern seperti uang, kesuksesan, dan keamanan duniawi. Tuhan ingin kita meletakkan kepercayaan penuh pada-Nya, bukan pada apa yang kita kumpulkan.

Ketika kita fokus pada menimbun, kita kehilangan kesempatan untuk hidup dalam kehendak Tuhan—yaitu berbagi, memberi, dan mengandalkan-Nya. Tuhan Yesus datang untuk memberikan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal “Yang Benar” (ayat 20). Harta kekal tidak diukur dari apa yang kita simpan di dunia ini, tetapi dari bagaimana kita hidup dalam kasih dan ketaatan kepada Allah.

Mari belajar untuk hidup dengan hati yang lebih ringan. Sebagai pengikut Kristus, kita tidak perlu menyimpan apa yang tidak kita butuhkan. Sebaliknya, kita diajak untuk menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia Allah yang penuh solideritas akan mencukupi kebutuhan kita.

“Kekayaan sejati bukan tentang seberapa banyak yang kita simpan, tetapi seberapa banyak kita percaya kepada Tuhan yang mencukupi segala kebutuhan.”

 

TIM WEB

share

Recommended Posts