TAK TERDUGA !!!

1 Samuel 23:25-28
ketika seorang suruhan datang kepada Saul dengan pesan: “Segeralah undur, sebab orang Filistin telah menyerbu negeri.” Maka berhentilah Saul mengejar Daud dan pergi menghadapi orang Filistin. Itulah sebabnya orang menyebut tempat itu: Gunung Batu Keluputan. (I Samuel 23: 27-28)
Sebuah video pendek menangkap momen seekor anak beruang yang dikejar harimau. Dalam kondisi terjepit dan terluka, anak beruang sudah kehilangan harapan. Tanpa diduga disaat kritis itu sang raja hutan tiba-tiba undur dari padanya lalu pergi. Ternyata di belakang anak beruang itu telah tiba sang induk yang berbadan besar dan berdiri meraung menghalau pemangsa.
Daud berada dalam kesulitan yang parah. Dia betul-betul terjepit, Saul dengan bala tentara Israel telah mengejarnya dan mengepung, bahkan memojokkannya di Maon. Tidak mungkin untuk menghindar lagi. Dalam kondisi itu sepertinya Tuhan berdiam diri membiarkan Daud dalam posisi di ujung tanduk. Namun Tuhan memiliki cara yang berbeda untuk menolong Daud. Sebelum Saul menyerbu Daud dan pasukannya, tiba-tiba ada kabar bahwa orang Filistin telah menyerbu Israel kembali. Saul lebih mementingkan untuk menghadapi bangsa Filistin daripada menangkap Daud. Saul kemudian pergi menemui tentara Filistin dan berperang dengan mereka, Daud di tempat persembunyiannya untuk sementara aman.
Kita pun kadang mengalami seperti Daud. Kita terjepit, sudah berdoa, mengupayakan banyak hal, tetapi belum ada hasilnya seakan tidak ada harapan. Allah dapat menggunakan cara yang tidak terduga untuk menyelamatkan. Akhirnya bukan hanya keselamatan, tapi juga tercipta suatu peristiwa monumental yang diingat selama ratusan tahun lamanya. Dalam PB, mukjizat pertama Yesus juga dilakukan di saat kritis dengan cara yang tidak terduga dan tidak masuk akal. Air mentah dalam tempayan menjadi anggur yang sangat baik (cf Yoh 2: 1-11).
Kesulitan dan masalah itu selalu ada. Namun bersama Tuhan pasti ada jalan keluar. Cara dan metode-Nya, menolong kita makin mengenal kuasa dan kedaulatan -Nya. Mari terus belajar mempercayakan segenap aspek hidup kita kepada-Nya.
Inspirasi: Allah yang penuh kasih dan berdaulat memiliki hikmat yang melampui akal untuk menolong kita tepat pada waktu-Nya.
LPMI/RM Wahju Djatikoesoemo, S.Pd. Firman
Recommended Posts

Jangan Ada Padamu Allah Lain di Hadapan-Ku
Februari 03, 2026

KASIHILAH SESAMAMU
Februari 02, 2026

ANTARA KEHADIRAN DAN KEBAHAGIAAN
Januari 29, 2026

