Berilah Dirimu Dipulihkan

Berilah Dirimu Dipulihkan

Bacaan: Hosea 14:5-9

Tentang pertobatan dan janji

14:1 (14-5) Aku akan memulihkan t  mereka dari penyelewengan, u  Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela 2 , v  sebab murka-Ku telah surut w  dari pada mereka. 14:5 (14-6) Aku akan seperti embun x  bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung y  dan akan menjulurkan akar-akarnya z  seperti pohon hawar. a  14:6 (14-7) Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun b  dan berbau harum seperti yang di Libanon. c  14:7 (14-8) Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku d  dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang e  seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur f  Libanon. g  14:8 (14-9) Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? h  Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar i  yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.

Seorang tokoh berpengaruh pernah berkata, “Pemulihan dalam keluarga menyebabkan pemulihan dalam masyarakat dan bila masyarakat dipulihkan maka bangsa pun dipulihkan.” Ambil saja kasus perceraian. Menurut sebuah tulisan, “Kasus perceraian keluarga secara nasional sudah mengkhawatirkan dan menjadi ancaman bagi ketahanan bangsa masa depan.” Intinya bahwa ketika kasih dan kesetiaan telah mulai sirna dalam rumah tangga, kegelapanpun akan mengacaukannya. Perilaku yang kacau ini pasti memberi pengaruh buruk dan muncullah masalah moral dan sosial yang lebih serius.

Apakah ketidaktaatan dan ketidaksetiaan Israel juga berpengaruh pada bangsa- bangsa lainnya? Kitab Hosea banyak mencatatnya. Bangsa ini bukan memancarkan sinar kemuliaan dan kebenaran Allah, melainkan telah mensirnakan keinginan bangsa lain untuk mengenal kebenaran itu. Dalam keadaan seperti ini masihkah ada harapan bagi Israel untuk dipulihkan? Jawabannya, masih ada. Dibalik pendisiplinan dan penghukumannya ada suatu pemulihan yang terjadi. Pemulihan (restorasi) yang dilandasi oleh kasih yang sempurna dan sukarela dari hati Allah sendiri. Upaya pemulihan ini digambarkan dalam ayat 6-7, bagaimana Allah bagaikan embun menyejukkan mereka. Bangsa itu seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar- akarnya seperti pohon hawar dan ranting-rantingnya akan merambak, dan semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. Luar biasa indah bukan? Pemulihan itu indah dan melegakan. Orang Kristen disebut orang benar di dalam Alkitab. Apakah ini berarti bahwa kita tidak berdosa? Tidak. Kita hanyalah orang yang dibenarkan, dan dengan demikian dipulihkan melalui karya penebusan Kristus di kayu salib. Pengharapan sorgawi itulah yang membuat segala sesuatu indah dalam hidup kita.

Inspirasi: Sebagai orang yang telah dipulihkan oleh Kristus, tidak ada panggilan yang lebih besar selain membawa pemulihan bagi orang lain.

(LPMI/Boy Borang)

share

Recommended Posts