Berkat dalam Memberi

Berkat dalam Memberi

Bacaan : Lukas 9:10-17

Mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang tersisa, sebanyak dua belas bakul. – Lukas 9:17 TB2

 

Ketika Yesus memberi makan lima ribu orang hanya dengan lima roti dan dua ikan, Ia tidak hanya menunjukkan kuasa-Nya, tetapi juga mengajarkan prinsip iman dalam memberi. Murid-murid awalnya melihat keterbatasan—persediaan yang kecil untuk kebutuhan yang besar. Namun, Yesus justru meminta mereka untuk memberi, bukan berdasarkan apa yang mereka miliki, tetapi berdasarkan kepercayaan kepada-Nya. Dan hasilnya? Bukan hanya cukup, tetapi berlimpah!

Sering kali kita berpikir bahwa memberi berarti kehilangan, padahal di tangan Tuhan, setiap pemberian yang dilakukan dengan iman akan dilipatgandakan. Ini berlaku tidak hanya dalam hal materi, tetapi juga dalam perhatian, kebaikan, dan bahkan pujian yang kita berikan kepada Tuhan maupun kepada sesama.

Memberi juga bukan sekadar transaksi dengan Tuhan, di mana kita berharap mendapat balasan yang lebih besar. Tuhan tidak membutuhkan apa pun dari kita, tetapi Ia ingin kita mengalami sukacita dalam memberi. Saat kita memberi dengan kasih, baik itu dalam bentuk waktu, bantuan, atau kata-kata yang menguatkan, kita sedang mengambil bagian dalam kasih Tuhan yang melimpah.

Dalam kehidupan keluarga dan pergaulan, kita juga bisa mempraktikkan prinsip ini dengan saling memberi pujian dan apresiasi. Kata-kata positif yang tulus dapat menjadi penghiburan bagi hati yang lelah, semangat bagi yang sedang putus asa, dan pengikat kasih di antara kita. Demikian pula saat kita memuji Tuhan, kita sedang mempersembahkan hati kita dengan penuh syukur.

Yesus menunjukkan bahwa memberi dengan iman membawa kelimpahan. Jika kita bersedia memberi dengan tulus, kita tidak akan kekurangan, tetapi justru mengalami berkat yang lebih besar—baik dalam bentuk sukacita, damai sejahtera, maupun relasi yang semakin erat dengan Tuhan dan sesama.

 

“Memberi bukan tentang kehilangan, tetapi tentang mengambil bagian dalam kasih Tuhan yang selalu melimpah.”

 

TIM WEB

share

Recommended Posts