DI KOTA KECIL ITU,ALLAH YANG BESAR MEMULAINYA.

DI KOTA KECIL ITU,ALLAH YANG BESAR MEMULAINYA.

Firman Tuhan    : Mikha 5:1

“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.” (Mikha 5 : 1)

 

Paduan suara atau koor, adalah cara gereja melatih jemaatnya untuk dapat menyanyi dengan baik dan benar. Saya ingat lagu natal pertama yang kami nyanyikan bersama dalam sebuah paduan suara anak-anak sekolah minggu adalah “Hai kota kecil Betlehem”.

Lagu “O Little Town of Bethlehem” ditulis oleh Phillips Brooks, seorang pendeta dari Amerika Serikat. Pada tahun 1865, Brooks berziarah ke Tanah Suci dan pada malam Natal ia mengunjungi Betlehem, kota kecil tempat Yesus dilahirkan. Saat berdiri di tengah kesunyian malam dan melihat bintang-bintang di atas langit Betlehem, ia merasakan damai dan keheningan yang luar biasa, seolah-olah dunia berhenti sejenak untuk menyembah Raja yang baru lahir.

Beberapa tahun kemudian, saat ia kembali ke Boston, kenangan malam itu masih membekas di hatinya. Ia menulis puisi tentang pengalaman itu, tentang kota kecil yang sederhana, di mana Allah bekerja dengan cara yang begitu lembut namun mengubah dunia. Temannya, Lewis Redner, menggubah musiknya, dan lahirlah lagu “O Little Town of Bethlehem”, yang sejak itu menjadi salah satu lagu Natal paling menyentuh.

Allah tidak memilih kota besar atau istana megah untuk mengutus Anak-Nya. Ia  memilih  Betlehem,  kota  yang  kecil,  sepi,  dan  sederhana. Karena Allah sering melakukan pekerjaan terbesar-Nya di tempat yang paling tak terduga dan melalui orang-orang yang tampak biasa.

Inspirasi : Begitu pula dalam hidup kita,mungkin kita merasa kecil, tidak berarti, atau jauh dari sempurna. Namun Natal mengingatkan kita bahwa Allah hadir di “Betlehem” hati kita: di tempat yang sederhana, Yesus lahir disana. Sebab dari hati yang sederhana, Allah sanggup menyalakan terang yang membawa damai bagi dunia.

LPMI/Wilfred Soplantila

 

share

Recommended Posts