DIA TINGGAL DIANTARA KITA

DIA TINGGAL DIANTARA KITA

Bacaan: Yesaya 62:6
Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah kutempatkan pengintai-pengintai sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan Tuhan kepada Sion, janglah kamu tinggal tenang.

 

Kembalinya Israel dari pembuangan memulihkan kembali hubungan Allah dengan umat-Nya. Diumpamakan seperti pengampunan yang diberikan suami kepada istrinya—suami yang mengampuni, menerima kembali, dan mempercayakan kembali istrinya menjadi pasangannya. Dalam ayat 6, Allah berjanji untuk menjaga Israel sepanjang hari, sepanjang siang, menggambarkan besarnya pengampunan dan penerimaan yang diberikan Allah kepada umat-Nya yang berdosa.

Perumpamaan ini menunjukkan kasih Allah yang begitu besar terhadap dunia dan ciptaan-Nya. Bahkan setelah dipulihkan, Allah menggunakan umat-Nya sebagai cahaya terang untuk menyinari dunia. Ini adalah pengingat bagi kita akan sifat Allah yang Maha Pengasih.

Pada hari Natal ini, kita mengenang kelahiran Tuhan Yesus ke dunia. Kabar baiknya adalah bahwa Tuhan datang untuk mengampuni dan memulihkan umat-Nya yang mau bertobat dan kembali kepada-Nya. Dengan pengampunan yang telah diberikan, kita diterima dalam hadirat-Nya dan masih dipercaya menjadi anak-anak-Nya. Ini adalah anugerah yang luar biasa yang perlu kita syukuri di hari Natal ini.

Mari kita wartakan kabar baik ini, agar dunia tahu ada kehidupan indah yang Tuhan Allah sediakan bagi setiap orang yang mencari-Nya. Kasih Tuhan Allah senantiasa menyertai anak-anak-Nya yang selalu menantikan-Nya.

 

TIM WEB/HRY

 

 

 

 

 

 

share

Recommended Posts