DOA, PUASA DAN IMAN

DOA, PUASA DAN IMAN

Bacaan : Markus 9:14-29
“Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.” (Markus 9:29b)

Ketika Yesus dan ketiga murid masih di atas gunung rupanya terjadi peristiwa menghebohkan. Sembilan murid lainnya tidak bisa mengusir roh jahat yang merasuki dan menyiksa seorang  anak sejak kecilnya. Yesus menjelaskan alasan mengapa mereka tidak bisa mengusir roh jahat tersebut karena mereka kurang percaya (Matius 17:20a). Markus menjelaskan jenis roh itu hanya bisa diusir dengan doa. Ada beberapa manuskrip yang memuat peristiwa ini mengatakan bahwa harus dengan doa dan puasa (contohnya Matius 17:21). Di sisi lain hasil dari percakapan Yesus dengan ayah anak itu terlihat bahwa imannya membuat mujizat terjadi. Yesus menyatakan otoritasNya dan memerintahkan roh jahat itu keluar dari tubuh anak tersebut.

Suatu saat kami mendoakan seorang ibu yang kerasukan setan di daerah transmigrasi di
Kabupaten Keerom–Jayapura. Perutnya tiba-tiba membesar seperti diisi dengan banyak
barang. Ketika ditanya, roh jahat itu menjawab tujuannya untuk menghancurkan ibu
tersebut dan keluarganya. Lebih dari 3 jam kami berdoa, menyanyi, menengking, termasuk
membakar jimat-jimat mereka dan memercikkan minyak yang telah didoakan, namun tidak
berhasil. Ketika minyak dipercikkan ke perutnya ibu itu berteriak seperti kesakitan padahal
hanya tetesan minyak di pakaiannya. Rupanya teriakan itu adalah tipuan setan untuk
melemahkan iman suaminya. Suaminya tidak tahan, melihat istrinya berteriak-teriak ketika
didoakan, ia mengusir saya dan tim doa. Melihat kami diusir, istrinya tersenyum dengan
mata yang masih merah dan tajam sebagai pertanda setannya belum pergi. Dua hal yang menyebabkan kami tidak bisa mengusir setan tersebut. Pertama, karena mendadak dihubungi, kami tidak sempat berpuasa, sementara sudah pasti jenis roh jahat tersebut hanya bisa diusir dengan doa dan puasa. Yang kedua suaminya kompromi dan tertipu setan yang merasuki istrinya karena tidak percaya dengan sungguh bahwa Tuhan dapat menolong istrinya.

Doa, puasa dan iman harus bekerja bersama-sama untuk menghadirkan kuasa Yesus Kristus dalam pelayanan kita. Doa dengan berpuasa memberikan jalan yang lebih leluasa untuk kuasa Allah bekerja. Namun doa sambil berpuasa yang disertai iman percaya kepada sumber kuasa akan mengalahkan kuasa setan-setan dalam level yang lebih kuat.

Inspirasi:

Dasar dari iman adalah Firman Tuhan. Jadi jangan mangabaikan firman di dalam doa dan puasa Anda.

 

LPMI/Zandy Keliduan

share

Recommended Posts