HARAPAN YANG BARU

HARAPAN YANG BARU

Firman Tuhan      : 1 Petrus 1:3-12

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.” (1 Petrus 1:3)

 

Di sebuah kota yang dilanda gempa besar, seorang pria menemukan sebatang tanaman kecil tumbuh di antara reruntuhan rumahnya. Meski segala sesuatu telah hancur, tunas hijau itu berdiri tegak menembus tanah. Ia menatapnya dengan air mata, lalu berkata, “Masih ada kehidupan.” Demikianlah harapan bekerja lahir di tengah kehancuran, memberi kekuatan untuk bangkit lagi. Dalam hidup manusia, seringkali Tuhan menumbuhkan harapan baru justru di saat kita merasa semuanya telah berakhir.

Rasul Petrus menulis surat ini kepada jemaat yang sedang menderita karena iman mereka. Namun di tengah tekanan itu, ia mengingatkan mereka bahwa kebangkitan Kristus telah melahirkan “harapan yang baru”. Harapan Kristen bukanlah optimisme kosong atau keinginan yang belum tentu terjadi. Harapan itu berakar pada peristiwa yang nyata: Yesus bangkit dari kematian. Jika kematian saja tidak dapat mengalahkan-Nya, maka tidak ada penderitaan yang dapat memadamkan harapan orang percaya. Melalui kebangkitan Kristus, kita diberi jaminan bahwa masa depan ada di tangan Allah yang setia.

Banyak orang kini kehilangan harapan karena kegagalan, kehilangan pekerjaan, kehancuran keluarga, atau penyakit yang tak kunjung sembuh. Dunia menawarkan banyak janji, tetapi sering mengecewakan. Hanya Tuhan yang mampu memberi harapan sejati, karena Ia tidak pernah berubah. Harapan yang baru berarti memandang ke depan dengan iman, percaya bahwa Tuhan sanggup membuat sesuatu yang indah dari puing-puing kehidupan. Saat kita menatap tahun yang baru, iman mengajak kita melihat bukan apa yang hilang, melainkan apa yang Tuhan sedang kerjakan.

Desember selalu menjadi waktu yang tepat untuk menutup lembar lama dan membuka halaman baru bersama Tuhan. Jangan biarkan masa lalu menghapus semangatmu. Tuhan yang membangkitkan Kristus dari kematian sanggup membangkitkan juga hatimu yang lemah. Peganglah janji-Nya dan melangkahlah dengan harapan yang baru. Harapan itu akan menuntun kita untuk tetap bersyukur, berjuang, dan melayani dengan sukacita. Seperti tunas hijau yang tumbuh di antara reruntuhan, hidupmu pun bisa menjadi tanda bahwa kasih dan kuasa Tuhan.

Inspirasi: Tuhan selalu memberi kehidupan baru bagi yang percaya.

LPMI/Yunus Siang

share

Recommended Posts