Kepandaian dan Kemajuan

Kepandaian dan Kemajuan

Firman Tuhan    : 1 Raja-raja 4: 32-34

Ia menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima. Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan. (1 Raja-raja 4:3233)

 

Raja Salomo adalah raja yang penuh hikmat. Dia disebutkan memiliki beragam pengetahuan mulai dari arsitektur, seni, politik pemerintahan, bahkan juga ilmu pengetahuan umum lainnya. Salomo memiliki armada kapal yang bagus karena dia juga menguasai teknologi kelautan. Yang unik Salomo juga berbicara tentang tumbuhan dan hewan. Sepertinya Salomo seorang ahli biologi pertama yang memerinci tentang spesifikasi tanaman dan hewan tumbuhan dari hisop yang kecil di dinding batu sampai tanaman besar, demikian juga hewan-hewan termasuk hewan air. Salomo memiliki kebun binatang mini di kompleks istana. Dia juga memiliki berbagai inovasi cara menggunakan kayu cendana (tidak banyak di sana yang dia impor dari Afrika) untuk membuat alat musik. Dari perincian itu kita menduga bahwa Salomo menuliskan semua itu untuk syair atau nyanyiannya.

Saat ini kita berada dalam satu zaman di mana lompatan kemajuan teknologi, hasil olah pikir manusia sangat cepat. Era digital berkembang di masa milenial yang memiliki jangkauan pemikiran sangat luas. Teknologi artificial seperti AI bisa merangkum dan mempresentasikan suatu hal dalam hitungan detik, sementara secara manual kita mengerjakannya berjam-jam. Ada kekhawatiran sebagian orang tentang Proyek Super AI karena takut berdampak buruk pada kemanusiaan. Bagaimana kita menyikapi hal itu? Alkitab mengatakan bahwa pemikiran manusia itu hampir-hampir tidak terbatas. Namun yang terpenting kita melakukannya untuk membangun dunia yang beradab dalam kuasa-Nya. Mempercantik dunia yang layak ditempati dan ditinggali serta memperkokoh budaya serta nila-nilai untuk saling menghargai.

Inspirasi: Perkembangan ilmu dan teknologi menunjukkan betapa Allah Sang Pencipta pemikiran dan peradaban itu berdaulat penuh. Ia layak disembah dan dimuliakan selama-lamanya.

LPMI/RM Wahju Djatikoesoemo, S.Pd.

share

Recommended Posts