Melangkah Lebih Jauh

Bacaan: Filipi 1:18b-26
Sesungguhnya bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. (Filipi 1:21 TB 2)
Malam ini, aku duduk sendiri di teras rumah. Langit gelap dihiasi bintang-bintang yang berkilauan, udara malam terasa sejuk menyentuh kulit. Dalam kesunyian ini, pikiranku melayang pada perjalanan hidup yang telah kulalui. Tahun-tahun berlalu begitu cepat—dari seorang anak kecil yang berlarian di halaman, remaja penuh mimpi, hingga menjadi aku yang sekarang, dengan segala suka duka yang membentukku.
Aku teringat pada bacaan Filipi 1:21, Rasul Paulus berkata, “Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Ia menggambarkan hidup dengan keyakinan penuh, menjadikan setiap harinya kesempatan untuk melayani dan menghasilkan buah bagi Injil. Membaca ini, aku bertanya pada diriku: Apakah aku sudah hidup dengan tujuan seperti itu? Apakah setiap tahun yang bertambah sudah kuisi dengan makna?
Kembali kuingat masa-masa berat—saat aku merasa sendiri, saat doa-doaku seolah tak berjawab, atau ketika keputusasaan hampir menguasai hati. Tapi di saat-saat itu pula, aku menemukan tangan Tuhan yang selalu menopang. Dia yang memulihkan hati yang hancur, Dia yang membangkitkan harapan di tengah badai. Aku belajar bahwa setiap langkah, baik yang ringan maupun berat, ada maksud dan penyertaan-Nya.
Sekarang, aku menatap ke depan. Hari-hari yang akan datang mungkin penuh tantangan, tetapi juga penuh harapan. Bertambah umur berarti diberi kesempatan baru oleh Tuhan untuk terus bertumbuh. Aku ingin menjalani hidup dengan hati yang terjaga—tetap rendah hati, tetap bersandar pada Tuhan, dan tetap percaya bahwa Dia yang memulai pekerjaan baik dalam hidupku akan menyelesaikannya.
Malam itu aku berdoa : “Tuhan, jagalah hatiku agar tetap teguh. Bantu aku untuk menjalani hidup ini dengan pengharapan yang tak tergoyahkan, dengan iman yang kuat, dan dengan hati yang penuh kasih. Pakailah hidupku untuk memuliakan nama-Mu. Ajar aku melihat setiap hari, bahkan setiap detik, sebagai hadiah berharga dari-Mu”.
Bertambah umur bukanlah sekadar bertambah angka, tetapi bertambah kesempatan untuk mengenal Tuhan lebih dalam, melayani dengan kasih, dan menguatkan diri menghadapi perjalanan hidup yang penuh makna. Dengan hati yang terjaga dan pengharapan yang kuat, aku percaya aku bisa melewati hari-hari mendatang bersama Tuhan.
Dengan pengharapan yang terpusat pada Kristus, aku tahu bahwa aku bisa menghadapi apa pun yang datang. Setiap tahun yang bertambah akan menjadi kesempatan untuk melangkah lebih jauh dalam iman, memperdalam kasih kepada Tuhan, dan membawa berkat bagi orang-orang di sekitarku. Karena hidup yang penuh makna adalah hidup yang diisi dengan kasih Kristus yang terus mengalir.
“Pengharapan dalam Kristus adalah jangkar bagi jiwa, yang menjaga hati tetap teguh dan kuat menghadapi hari-hari yang akan datang.”
TIM WEB
Recommended Posts

The Living Waters
April 05, 2025

Kewargaan Surga
April 04, 2025

Berkat dalam Memberi
April 03, 2025