Meningkatkan Pelayanan Ibadah, Seminar Bersama Pdt. Ester Pudjo, Ph.D.

Meningkatkan Pelayanan Ibadah, Seminar Bersama Pdt. Ester Pudjo, Ph.D.

 

Pada hari Sabtu, 30 November 2024, GKJ Serpong sukses mengadakan Seminar dan Workshop Penyelenggaraan Ibadah yang bertujuan memperlengkapi pelayan ibadah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah. Acara dimulai dengan sesi registrasi, di mana peserta mendapatkan seminar kit, name tag, dan air minum dalam botol yang sudah disiapkan oleh panitia. Setelah pembukaan oleh MC, peserta diajak bernyanyi bersama, berdoa, dan mengikuti sesi ice breaking untuk menciptakan suasana akrab.

Acara ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.10 WIB di ruang ibadah GKJ Serpong, dengan menghadirkan Pdt. Ester Pudjo Widiasih, Ph.D. sebagai pembicara utama. Pdt. Ester Pudjo Widiasih, Ph.D. adalah seorang teolog dengan pengalaman ekumenis yang luar biasa. Beliau pernah menjabat sebagai Programme Executive for Spiritual Life di World Council of Churches (WCC), Jenewa, Swiss (2014–2018). Dalam perannya, beliau berkontribusi dalam penyiapan dan koordinasi ibadah untuk berbagai kegiatan besar, termasuk:

  • Sidang-sidang raya World Council of Churches
  • World Communion of Reformed Churches
  • Christian Conference of Asia
  • Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan kegiatan ekumenis lainnya.

Dengan pengalaman yang luas di kancah internasional, Pdt. Ester membawa wawasan yang mendalam mengenai penyelenggaraan ibadah yang kontekstual dan inklusif, yang sangat relevan bagi pelayanan gereja lokal.

Dalam acara ini, peserta diajak untuk mendalami esensi ibadah dan peran penting musik dalam liturgi gereja. Sesi pertama membahas Seluk Beluk Dasar Ibadah, di mana Pdt. Ester mengajak peserta mendalami fondasi teologis ibadah melalui presentasi interaktif dan diskusi. Pdt. Ester menjelaskan bahwa ibadah/liturgi adalah perjumpaan Allah dengan umat-Nya yang berhimpun dalam persekutuan jemaat. Ibadah menjadi wujud respons umat atas panggilan Allah, pengucapan syukur, permohonan, dan komitmen untuk menjalankan misi Allah di dunia.

Usai makan siang, sesi kedua bertajuk Nyanyian Ibadah membahas pentingnya nyanyian dalam ibadah.Lebih lanjut, ia menghubungkan fungsi musik dengan pandangan Alan P. Merriam (1964), yang menyebutkan bahwa musik dalam ibadah memiliki berbagai fungsi:

  • Ekspresi diri: Musik mencerminkan penghayatan iman dan emosi jemaat.
  • Komunikasi: Musik menjadi bahasa universal yang menyampaikan pesan Allah.
  • Kenikmatan estetis: Musik menciptakan suasana yang mengangkat jiwa menuju perjumpaan dengan Tuhan.
  • Hiburan: Musik ibadah juga menghibur hati jemaat, membawa sukacita dalam persekutuan.
  • Representasi simbolis: Melalui teks, notasi, dan melodi, musik menyampaikan simbol dan makna iman sesuai budaya gereja.

Dengan pemahaman ini, peserta diajak untuk merefleksikan bagaimana elemen musik dalam ibadah dapat dirancang lebih baik, sehingga tidak hanya menjadi bagian dari ritual, tetapi juga sarana perjumpaan yang hidup antara Allah dan jemaat-Nya.

Seminar ini memberikan bekal praktis dan inspirasi bagi pelayan ibadah untuk mempersembahkan liturgi yang bermakna, indah, dan membawa jemaat lebih dekat kepada Tuhan. Acara ditutup dengan pemberian tanda kasih kepada narasumber, dilanjutkan foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan. Doa penutup dan lagu terakhir menjadi pengantar akhir dari hari yang penuh berkat ini.

Melalui seminar ini, peserta mendapatkan wawasan baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan ibadah di GKJ Serpong. Kehadiran Pdt. Ester Pudjo Widiasih, Ph.D. sebagai pembicara memberikan inspirasi besar bagi para pelayan ibadah. Semoga ilmu dan pengalaman yang didapat dari seminar ini membawa dampak positif bagi pelayanan gereja. Tuhan memberkati!

 

TIM WEB

share