Menjadi Saluran Kasih

Menjadi Saluran Kasih

Bacaan :  Yesaya 61:1-7
Roh Tuhan ada padaku, karena Tuhan telah mengurapi aku. Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang orang sengara, dan merawat orang orang yang remuk hati, … ( Yesaya 61:1 TB 2 )

 

Pada Senin, 20 Januari 2025, kita dikejutkan dengan peristiwa longsor yang terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut. Kejadian ini menyebabkan banyak korban, baik yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda. Kita merasa sangat terhimpit oleh situasi yang sulit ini, dan hati kita ikut merasakan kepedihan mereka yang terdampak.

Di tengah kesedihan dan kekhawatiran ini, kita teringat akan janji Tuhan dalam Yesaya 61:1-3. Tuhan berjanji untuk menghibur orang-orang yang berkabung dan memberikan minyak sukacita bagi mereka yang meratap. Tuhan juga mengutus kita untuk menjadi saluran penghiburan bagi mereka yang sedang dalam penderitaan. Saat bencana datang, kita sebagai umat Tuhan dipanggil untuk menjadi bagian dari pemulihan itu. Kita tidak hanya berdoa untuk mereka, tetapi juga ikut peduli, memberikan bantuan, dan memberi harapan.

Tugas kita tidak hanya mendengarkan penderitaan, tetapi juga memberikan dukungan nyata. Tuhan memberkati kita dengan berbagai sumber daya dan kemampuan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Di saat yang penuh kesedihan ini, mari kita menjadi tangan Tuhan yang menyentuh dan menyembuhkan hati yang remuk. Sebagaimana janji Tuhan, mereka yang berkabung akan mendapat penghiburan dan sukacita yang melimpah.

Mari kita ambil bagian dalam pemulihan ini, baik dengan doa, materi, maupun tenaga, agar kita bisa menjadi berkat bagi mereka yang terpuruk. Tuhan tidak membiarkan kita berjalan sendirian dalam penderitaan, dan kita pun tidak boleh tinggal diam ketika ada yang membutuhkan pertolongan.

Di tengah bencana, mari kita jadi saluran kasih dengan peduli dan memberikan harapan bagi yang membutuhkan.

TIM WEB

 

 

 

 

 

 

 

 

share

Recommended Posts