Nyekar dan Janji Tuhan yang Baru

Bacaan :Wahyu 21:1-7
Ia yang duduk di tahtha itu berkata “Lihat, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”, Lalu Firman-Nya, “Tuliskanlah karena segala perkataan ini dapat dipercaya dan benar” ( Wahyu 21:5 TB2 )
Pada musim liburan Natal dan Tahun Baru, banyak orang yang kembali ke kampung halaman untuk merayakan kebersamaan dengan keluarga. Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan adalah “nyekar”, yaitu mengunjungi makam orangtua atau sanak saudara yang telah meninggal. Momen ini sering menjadi waktu yang penuh haru, merenung, dan mengingat kembali segala kenangan indah bersama mereka yang telah pergi.
Saat kita berdiri di depan makam orangtua, kita menyadari betapa pentingnya setiap waktu yang kita miliki bersama mereka. Namun, momen ini juga mengingatkan kita tentang kehidupan yang fana dan bagaimana setiap kita memiliki waktu yang terbatas di dunia ini. Namun, dalam setiap momen peringatan itu, kita juga diberi harapan yang lebih besar — bahwa Tuhan telah menjanjikan kehidupan yang baru, sebagaimana tertulis dalam Wahyu 21:5, “Lihat, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”
Janji Tuhan dalam wahyu ini memberi kita harapan yang tak tergoyahkan. Meskipun kita merasakan kesedihan dan kehilangan, kita diingatkan bahwa di dalam Tuhan ada sebuah masa depan yang penuh dengan pembaruan dan hidup yang kekal. Tuhan tidak hanya membawa perubahan dalam kehidupan kita di dunia ini, tetapi Dia menjanjikan kehidupan baru yang abadi di dalam Kerajaan-Nya, tempat di mana tidak ada lagi kesedihan, kematian, atau air mata.
Nyekar kuburan orangtua di musim liburan bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi momen untuk merenung tentang janji Tuhan yang lebih besar — bahwa suatu hari nanti, kita akan bersama-sama menikmati hidup baru bersama-Nya. Itulah harapan kita di tengah-tengah kesedihan: bahwa hidup kita di dunia ini hanya sementara, tetapi Tuhan telah menyiapkan tempat yang lebih baik untuk kita semua.
Renungan ini mengajak kita untuk tidak hanya mengenang masa lalu dengan rasa kehilangan, tetapi juga untuk memandang masa depan dengan penuh harapan dalam janji kehidupan baru bersama Tuhan.
“Meskipun kita mengenang yang telah pergi, Tuhan mengingatkan kita untuk memandang masa depan dengan penuh harapan akan kehidupan baru yang dijanjikan-Nya.”
TIM WEB
Recommended Posts

The Living Waters
April 05, 2025

Kewargaan Surga
April 04, 2025

Berkat dalam Memberi
April 03, 2025