Orientasi Hidup

Orientasi Hidup

Bacaan : Lukas 2:39-52

Jawab-Nya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di rumah Bapa-Ku?” ( Lukas 2:49 TB2 )

 

Dalam Lukas 2:39-52, kita melihat Yesus, yang pada usia 12 tahun, sudah memiliki pemahaman yang sangat dalam tentang tujuan hidup-Nya. Ketika Maria dan Yusuf mencari-Nya setelah perayaan Paskah, Yesus dengan jelas menyatakan bahwa Ia harus berada di rumah Bapa-Nya. Walaupun Ia masih muda, Yesus menunjukkan orientasi hidup yang penuh dengan fokus kepada kehendak Tuhan. Ini adalah contoh sempurna bagi kita, bahwa hidup yang penuh makna tidak terlepas dari mendengarkan dan mengikuti rencana Tuhan dalam hidup kita.

Terkadang, kita mungkin terjebak dalam rutinitas kehidupan sehari-hari, mengejar hal-hal yang sementara dan melupakan tujuan hidup yang lebih besar. Hidup yang terfokus pada kehendak Tuhan membawa kita kepada kedamaian, kebijaksanaan, dan tujuan yang lebih tinggi daripada hanya memenuhi keinginan pribadi.

Orientasi hidup yang benar berarti kita tahu di mana kita harus berada dan apa yang harus kita lakukan, seperti Yesus yang tahu bahwa Ia harus berada di rumah Bapa-Nya. Tidak peduli usia atau kondisi, kita semua dipanggil untuk mencari dan mengikuti kehendak Tuhan dalam setiap langkah hidup kita.

Mari kita merenungkan: Apakah kita sudah menjalani hidup dengan orientasi yang benar, yang berfokus pada tujuan dan kehendak Tuhan? Ataukah kita terlalu sibuk mencari sesuatu yang tidak memberikan kedamaian sejati?

 

“Hidup yang terfokus pada kehendak Tuhan akan membawa kita pada tujuan yang lebih besar dari sekadar keberhasilan dunia.”

 

TIM WEB

share

Recommended Posts