Saling Menguatkan

Bacaan : Wahyu 3:1-6
Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tersisa yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di haadapan Allah-Ku — Wahyu 3:2 TB2
Setiap keluarga pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Kadang, kesibukan, kelelahan, dan rutinitas harian membuat kita lupa untuk saling memperhatikan satu sama lain. Hubungan yang dulunya hangat bisa mulai terasa hambar, dan perhatian yang dulu begitu tulus perlahan menghilang. Namun, Firman Tuhan hari ini memberikan sebuah panggilan yang kuat: “Bangunlah dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang hampir mati.” Ini adalah ajakan untuk tidak tinggal diam ketika sesuatu di dalam keluarga mulai melemah, melainkan bangkit dan memperkuat kembali hubungan kasih yang ada di antara kita.
Salah satu cara sederhana namun sangat berarti untuk mewujudkan panggilan ini adalah dengan menolong anggota keluarga dalam pekerjaan rumah. Terkadang, beban pekerjaan rumah tangga terasa berat jika hanya dipikul oleh satu orang, entah itu istri, suami, atau anak. Akibatnya, kelelahan fisik dan mental bisa membuat suasana rumah menjadi tegang dan hubungan menjadi renggang. Namun, saat kita memilih untuk turun tangan membantu—menyapu, mencuci piring, membereskan kamar, atau bahkan sekadar merapikan meja makan—itu bukan hanya soal meringankan pekerjaan, tetapi juga membangun kembali kebersamaan dan rasa saling peduli di dalam keluarga.
Ketika kita dengan sukacita menawarkan bantuan tanpa diminta, itu adalah tanda bahwa kita mau hadir dan peduli. Saat kita membantu pasangan membersihkan rumah setelah seharian bekerja, atau menemani anak mengerjakan tugas sambil membereskan ruang belajar mereka, kita sedang menguatkan sesuatu yang mungkin hampir pudar: kebersamaan yang hangat, rasa saling memiliki, dan cinta kasih yang nyata dalam tindakan kecil sehari-hari. Kadang, tindakan sederhana itu justru yang paling menguatkan, karena berbicara lebih keras daripada seribu kata.
Mari hari ini kita peka terhadap kebutuhan anggota keluarga kita. Jika biasanya kita hanya melihat pasangan yang sibuk membersihkan rumah sendirian, ayo bangkit dan ikut terlibat. Jika biasanya kita membiarkan orang tua sendirian menyiapkan makan malam, ayo turun tangan membantu. Inilah bentuk nyata dari menolong dan menguatkan, seperti yang Tuhan inginkan dalam Firman-Nya. Dari tindakan-tindakan kecil itu, rumah kita akan kembali penuh dengan cinta, sukacita, dan rasa saling menghargai.
Keluarga yang saling menguatkan bukan hanya yang saling berbicara, tetapi yang saling bertindak dalam kasih
TIM WEB
Recommended Posts

The Living Waters
April 05, 2025

Kewargaan Surga
April 04, 2025

Berkat dalam Memberi
April 03, 2025