The Living Waters

The Living Waters

Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapa Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! Niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.” – Yohanes 4:10 (TB2)

 

Saat ini, banyak dari kita sedang menikmati masa libur kerja, kuliah maupun sekolah karena momen hari raya umat muslim. Di awal liburan, mungkin kita merasa senang karena bisa beristirahat dari rutinitas yang melelahkan. Namun, seiring berjalannya waktu, sebagian dari kita mulai merasakan kebosanan. Hari-hari terasa monoton, tidak banyak kegiatan yang dilakukan, dan ada rasa hampa yang sulit dijelaskan. Kita mungkin mencoba mengisi waktu dengan tidur lebih lama, bermain media sosial, atau sekadar bersantai, tetapi tetap saja ada sesuatu yang terasa kurang.

Namun hari ini, aku bersyukur. Aku mulai belajar menerima keadaan, menikmati waktu bersama sahabat dan keluarga, serta melakukan hal-hal kecil yang membawa kebahagiaan. Rasanya seperti menemukan kembali semangat hidup, seperti mendapatkan seteguk air segar di tengah kehausan.

Dalam Yohanes 4:10, Yesus berbicara kepada seorang perempuan Samaria dan memperkenalkan konsep air hidup. Dalam bahasa Yunani, frasa ini disebut ‘hudor zon’ (ὕδωρ ζῶν), yang bukan sekadar air biasa, tetapi melambangkan kehidupan kekal dan hubungan yang mendalam dengan Kristus. Sumber air hidup ini berasal dari Tuhan sendiri, yang terus mengalir dan memberi kehidupan bagi siapa saja yang mau datang kepada-Nya.

Aku bersyukur karena Tuhan menempatkanku dalam komunitas yang dipenuhi kasih Kristus. Meskipun setiap orang memiliki kekurangan, kehadiran mereka memberi kehidupan dan kekuatan. Aku percaya bahwa ketika kita meminta bimbingan kepada Tuhan, Ia akan menuntun kita kepada orang-orang dan lingkungan yang membawa kebaikan dalam hidup kita.

Sebagai bagian dari tubuh Kristus, marilah kita juga mendoakan keluarga dan orang-orang terkasih di sekitar kita. Semoga mereka juga merasakan aliran air hidup dari Tuhan, mendapatkan penguatan dalam pergumulan mereka, dan mengalami sukacita sejati dalam Kristus.

 

Terima kasih, Tuhan. Kiranya kami tidak pernah terpisah dari sumber air hidup-Mu! Amin.

 

 

TIM WEB

share

Recommended Posts